Satelit Starlink Sebar Internet Gratis di Aceh dan Sumatera Utara
Jakarta – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui AI Factory Lintasarta memberikan penyaluran dukungan infrastruktur digital ke sejumlah wilayah terdampak bencana banjir bndang dan losngsor di Aceh dan Sumatra Utara.
Baca Juga: Pasokan Listrik Kurang 40 MW, Banda Aceh Alami Pemadaman Bergilir
Sebanyak 6 unit perangkat layanan konektivitas gratis berbasis satelit Starlink dikerahkan ke enam titik prioritas di Lhokseumawe, Takengon, Langsa, Bener Meriah (Aceh), serta Sibolga dan Langkat (Sumatra Utara).
Presiden Direktur dan CEO Lintasarta Bayu Hanantasena mengatakan, bantuan ini diberikan lewat koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penanggung jawab setempat.
Selain itu, Lintasarta juga memberikan dukungan konektivitas khusus bagi instansi pemerintah yang berperan dalam koordinasi lapangan. Antara lain:
Akselerasi Perbaikan Infrastruktur Jaringan
Lintasarta juga mempriorioritaskan pemulihan layanan pelanggan strategis, terutama di sektor perbankan dan instansi pemerintah, melalui dukungan teknis lapangan serta pencepatan perbaikan infrastuktur jaringan.
TNI AD Bantah Pungli Starlink di Wilayah Banjir Sumatra: Gratis hingga Akhir Desember
TNI AD memastikan peringkat komunikasi satelit starlink yang dikirimkan ke lokasi banjir si Sumatra gratis. Hal ini merespon beredar kabar dugaan praktik pungutan liar kepada korban banjir yang ingin memakai fasilitas tersebut.
Pernyataan tersebut sekaligus meluruskan keterangan Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Maruli
Simanjuntak yang mengatakan TNI AD belum mengetahui siapa yang membayar pulsa Starlink tersebut.
“Untuk pembayaran pulsa, itu sudah digratiskan dari penyedia Starlink itu sendiri sampai dengan akhir
Desember,” kata Kepala Bagian Info Dispenad Letkol (Arm) Sayed Syahrial saat ditemui di Lanud Halim Perdanakusuma dilansir Antara, Jakarta Timur (5/12/2025).
“Jadi yang dimaksudkan bapak KSAD di sini tidak tahu siapa yang mengutus pulsanya adalah karena itu memang sudah digratiskan, jelas Sayed.
Keberadaan Starlink itu juga diharapkan dapat membantu parjurit TNI dan instamsi terkait
di lokasi dalam berkordinasi mempercepat proses pemulihan pasca bencana.
“Jadi jangan sampai nanti kalau ada keluhan terkait dengan pengadaan pulsa, nanti rumornya
kembali ke angkatan darat. itu gratis sampai dengan akhir Desember,” jelas Sayed.
Jumlah Starlink di Lokasi Banjir
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan pihaknya sudah mengirimkan satelit
Starlink milik TNI AD dan juga Kementrian Partahanan (Kemhan) ke lokasi banjir Sumatera.
“Memang peralatan (Starlink) dan juga Kemenhan dan juga kami juga memang pulsanya belum tahu siapa yang mau bayar
Starlink yang dikerahkan berasal dari Satuan Komunikasi dan juga Elektronika Komando Daerah Militer (Komlektdam) XX/TIB dan juga Kementrian Pertahanan.
Tercatat ada 33 unit perangkat Starlink dari Keminim dan juga lima unit dari Puskomelad yang telah didistribusikan ke Kodim,
satelit tersebut lalu didistribusikan ke titik-titik lokasi banjir di wilayah Sumatera Barat.